apa sebab karena dia terus bergerak berjalan maju dan
sedikit berhenti
dulu kita yang berjalan bersama2 mengarungi waktu tanpa
henti menghadapi ombak dan badai kehidupan
dari ombak dan angin yang semilir yang mampu membuat kita
lupa daratan sampai ombak yang menakutkan
yang pada akhirnya kau tak tahan menerima kenyataan itu menyerah
pasrah terhadapku dan kau katakan “mending kelaut aja lo”
aku terima semua itu dan kini aku jalani kehidupanku di laut
sesuai keinginanmu karena sudah menjadi bagian dari kehidupanku yang faham
dengan perjalanan arti hidup
memang sangat manusiawi jika seseorang meninggalkan dan di
tinggalkan sesaat atau lama lalu merasakan suatu kerinduan
mungkin kau telah melupakan aku yang kelaut tapi itu tak
apalah buatku kini aku kirimkan kabar lewat angin laut bahwa aku yang tengah
merindukan kamu
aku yang merindukan suasana kebersamaan, makan2 bersama,
jalan2, berbagi cerita bersama sama, apakah kamu juga sama merindukan itu?
jika kau merasakan hal yang sama maka pasti akan tercipta
suasana kemesraan yang luar biasa dalam hidup ini nantinya
rasanya begitu indah jika bisa berbagi kerinduan dan bisa
melepaskanya bersama di tepi pantai sambil menyanyikan sebuah lagu kerinduan
kau yang tertawa dan aku yang tersenyum suasana itu yang
bisa menyentuh dan membawa kita ke dalam kebersamaan
jika kau tanyakan seberapa rasa rinduku padamu, maka aku
jawab rinduku padamu seindah lagu “kelaut
aku kan kembali … apapun yang akan terjadi..”
semoga lagu itu bisa menjadi harapan ku untuk segera bertemu
denganmu, sampai jumpa.
