Senin, 28 November 2011

Mari selingkuh…


seorang perempuan berparas cantik berkulit putih bermata sedikit sipit memakai rok mini turun dari taxi sendiri. 

menghampiriku lalu menjabat tangan dengan lembut, sedikit gemeteran padahal aku faham dia akan menemuiku karena sehari yang lewat telah menghubungiku.
 
dia adalah temenku yang lebih dari sewindu bahkan hampir dua windu lamanya tak bertemu, dari sebuah jejaring social itu dia menemukan ID ku.. hemm luar biasa ya.

Setengah percaya setengahnya lagi tidak, soalnya sangat berbeda sekarang di banding dengan yang dulu.
aku langsung pergi bersamanya ke suatu tempat yang jauh dari keramaian dan kami sepakat memilih sedikit ke pinggir laut masih di belahan dunia kawasan tenggara. 

ssssttt…. jangan bilang siapa2 ya kalo kita ketemuan disini, soalnya kalo ketauan sama yang di sana kan gak enak.. dia sedikit berbisik lirih. ok, aku gak akan bilang ke siapa2 asalkan tidak ada yang merasa di rugikan nantinya.. jawabku.

akan aku berikan semua  apa yang aku miliki sama kamu jika kamu berikan sedikit waktu bersamaku.. lanjutnya sambil  melihatkan matanya yang genit.

aneh nih orang, dulu gak seagresib ini tapi tiba2 sekarang sudah berubah ada angin apa nih gerangan.. ?? sedikit bingung dalam hati, kebingunganku bertambah saat dia mengatakan tanpa ragu2 “yuk kita selingkuh”.

kamu sudah punya suami sekarang kamu ajak aku untuk selingkuh… hemm jangan2 masih kurang yaa..? hehe, tanyaku sambil bercanda. hustt.. bukan itu maksudnya, pikiranya udah kotor duluan nih. Jawabnya sedikit memerah mukanya tapi terlihat manis hihi..   

aku lihat bibirnya yang seksi bercerita panjang kali lebar, ngalor terus ngidul bahwa dia dari dulu punya cita2 ingin menjadi penulis dan itu sudah dia buktikan dan banyak yang dia hasilkan dari tulisanya, padahal aku juga sama ingin menjadi penulis tapi kenapa kita gak jodoh ya hahaha.. ngelantur gak nyambung.

aku gak akan ceritakan kisah dia dan pertemuanya denganku di sini, intinya dia bekerja di bagian editor sebuah media cetak, memberikan tawaran kepadaku untuk membuat sebuah novel dengan tema apa saja yang penting menarik seperti tulisan2 yang ada di beberapa blog yang telah terposting  yang pernah ia baca.. terimakasih sudah baca tulisanku.

makanya aku tertarik pingin nawarin ke kamu untuk membuat dan mengembangkan tulisan, menulis bukan semata2 pekerjaan tapi hoby yang tidak terbatas dalam menuangkan hayalanya, menulis yang berguna, yang bermanfaat dan yang bisa menghibur banyak orang, pasti menghasilkan, mari selingkuh dalam hal ini. dia menjelaskanya begitu.

waah.. sudah cantik pintar lagi, hemm mau dong selingkuh hahai.. selingkuh sana dalam mimpi.! Ok akan aku lanjutkan menulisnya dan tunggu novel dariku ya.. jadi judulnya apa nih yang akan di tulis nanti? akan aku kasih judul “ mari selingkuh”.



Senin, 14 November 2011

Kelaut aku kan kembali.

tak terasa sudah waktu begitu cepat berlalu, seperti di dalam kapal yang sedang berlayar di tengah samudera tidak terlihat berjalan tiba2 melintasi dari pulau satu ke pulau yang lainya

apa sebab karena dia terus bergerak berjalan maju dan sedikit berhenti 

dulu kita yang berjalan bersama2 mengarungi waktu tanpa henti menghadapi ombak dan badai kehidupan
dari ombak dan angin yang semilir yang mampu membuat kita lupa daratan sampai ombak yang menakutkan 

yang pada akhirnya kau tak tahan menerima kenyataan itu menyerah pasrah terhadapku dan kau katakan “mending kelaut aja lo”   

aku terima semua itu dan kini aku jalani kehidupanku di laut sesuai keinginanmu karena sudah menjadi bagian dari kehidupanku yang faham dengan perjalanan arti  hidup

memang sangat manusiawi jika seseorang meninggalkan dan di tinggalkan sesaat atau lama lalu merasakan suatu  kerinduan

mungkin kau telah melupakan aku yang kelaut tapi itu tak apalah buatku kini aku kirimkan kabar lewat angin laut bahwa aku yang tengah merindukan kamu
aku yang merindukan suasana kebersamaan, makan2 bersama, jalan2, berbagi cerita bersama sama, apakah kamu juga sama merindukan itu?

jika kau merasakan hal yang sama maka pasti akan tercipta suasana kemesraan yang luar biasa dalam hidup ini nantinya

rasanya begitu indah jika bisa berbagi kerinduan dan bisa melepaskanya bersama di tepi pantai sambil menyanyikan sebuah lagu kerinduan

kau yang tertawa dan aku yang tersenyum suasana itu yang bisa menyentuh dan membawa kita ke dalam kebersamaan

jika kau tanyakan seberapa rasa rinduku padamu, maka aku jawab  rinduku padamu seindah lagu “kelaut aku kan kembali … apapun yang akan terjadi..”

semoga lagu itu bisa menjadi harapan ku untuk segera bertemu denganmu, sampai jumpa.