Setelah seharian penuh melakukan aktifitas badan terasa penat di tambah perut lapar, aku ajak beberapa temen untuk menemaniku pergi mencari sesuatu kamis malam 24/6 mencari suasana angin segar di tepi laut, aku pilih kampung nelayan tepatnya di pelabuhan muara karang Jakarta utara
biasanya sudah menjadi tradisi bagi beberapa temenku setiap malem jumat melakukan aktifitas sunah rosul di rumah masing masing
Kalo bagi orang kampung setiap malem jumat juga jarang yang keluar rumah, bakar kemenyan itu tradisinya yang sudah turun temurun
sampai sekarang aku sendiri belum begitu faham makna sesungguhnya sunah rosul dan bakar kemenyan, tapi itu semua tidak berlaku buat aku justru malem jumat aku manfaatkan untuk keluar, bukan sunah rosul dan juga bukan bakar kemenyan, tapi bakar ikan di tepi laut cuy..
Bakar ikan di kampung nelayan yang penduduknya rata2 nelayan adalah pemandangan yang baru buatku dan ketika aku masuk kawasan sana banyak di antara mereka yang menyambutku
Maklum baru kali pertama aku datang ke sana jadi terlihat asing dan sedikit bingung, rupanya mereka hanya sekedar menawarkan dagangan dan ikan segar hasil tangkapanya langsung dari laut
Beraneka ragam hasil tangkapannya dari yang kecil sampai yang besar dari ikan teri sampai ikan hiu pun ada pokoknya semua jenis ikan kita bisa liat di sana
Aku parker motor di tempat pusat makan ikan lalu pergi jalan menuju kawasan lelang ikan, keliling sambil melihat banyak jenis ada ikan, udang, cumi, kerang yang terlihat masih segar dan masih banyak yang lainya
suasana keramean negosiasi antara penjual dan pembeli membuat aku tertarik akhirnya aku pun ikut menawar beberapa macam ikan untuk di santap karena perut sudah tidak bisa di ajak nego lagi
Setelah harganya deal akupun langsung menuju ke tempat pembakaran ikan, di tempat ini kita boleh bakar sendiri dengan sesuka hati kalo pun gak mau repot ya tinggal kasih aja ke orang yang masak kita tinggal menunggu matengnya saja sambil mendengarkan music dan lagu karaokean ala pesisir pantai
hemmm.. sedapnya aroma bakar dengan beberapa macam sambal dan sayuran di hidangkan tepat di depan mataku sambil menunggu nasi, sedikit dari daging ikanya aku curi untuk di cicipi habis gak sabar hehe. pokoknya mak njlimut di lidah haha.. udah ah pokoknya selamat makan teman2 ya, maaf bagi temanku yang gak aku ajak bukanya aku gak cinta tapi lupa.
Bagi kalian pecinta seafood harus penasaran dengan tempat ini, memang kalau makan tidak ada bedanya dengan tempat2 lain, tapi di sini ada seninya tersendiri belanja ikan sendiri dan ada tawar menawar, harga cocok makanpun terasa nikmat juga ada suasana yang beda. Sampai ketemu di sana ya di kampung nelayan pelabuhan muara karang.

