
Dari awal kamu belum ada, hingga kini kamu hadir di depanku.
Sebaliknya dari awal aku belum tahu siapa kamu, tapi kini aku selalu ingin menghubungimu.
Kamu tersenyum ikhlas kepadaku, entah kenapa terasa berat hati ini untuk membalas itu.
Rasa kasih sayangku tertahan karena kamu tak bersamaku
Coba untuk melupakan masa laluku, agar aku bisa menerima semua kenyataan hidup ini.
Kucoba untuk terus melanjutkan hidup walaupun dengan hati yang terbebani dengan perasaan.
Sampai kapankah perasaan ini akan berakhir?
perasaan dalam hati yang susah di lihat dan tidak mudah untuk mengungkapkannya,
adakah jalan buatku untuk mengakhiri perasaan ini, dan tahukah kamu perasaan itu? …”wo ai ni”
Aku kan menunggumu sampai nanti kamu paham peri kecilku.