Senin, 10 Mei 2010

Memaknai hari lahir


Hidup ini adalah sekali dan hidup ini hanyalah sementara… pernyataan itu menurut saya “SALAH”.

Hidup bukan hanya sekali tetapi berkali kali dan hidup ini bukan hanyalah sementara tetapi panjang serat lama.

Jangan membuat kerdil pola pikir kita sebab masa depan dan generasi yang masih di belakang itu berawal dari kita yang memikirkanya, kalo bukan kita lalu siapa lagi?

Memaknai arti sebuah hidup banyak cara yang harus kita perbuat di dalam meningkatkan kwalitas kehidupan untuk diri juga menyangkut orang bersama, apa yang bisa kita perbuat maka perbuatlah selagi perbuatan itu di benarkan, berbuat untuk masa depan yang penuh kebahagiaan.

Bulan Mei ini adalah bulan di mana saya di lahirkan ke dunia, sudah tidak terasa sekian lama berbuat dan masih belum pantas untuk dapat bintang.

Apa yang saya perbuat sampai dengan saat ini belum berarti apa2 bagi diri saya apa lagi orang banyak, maka dari ini saya akan berdo’a mulai hari ini dan untuk masa yang akan datang, semoga apa yang saya perbuat lebih bermanfaat…

“..bismilahirahmanirahim.. “

ya Allah, ya Tuhanku... saya berdo’a kepada-Mu, terimakasih atas nikmat yang Engkau berikan selama ini kepadaku, nikmat atas usiaku yang masih Engkau pertahankan hingga detik ini.

Dan tak kan ada habis2nya waktuku tuk bersyukur kepada-Mu, tak kan pula berhenti mencari mardhotillah-Mu.

Ya Allah, ya Tuhanku… hari ini dan bulan ini adalah hari kelahiranku, lindungilah aku dan selamatkanlah aku dari segala kemurkaan2 yang tidak Engkau ridhoi.

panjangkanlah usiaku guna melangkah lebih jauh dalam menjalankan kehidupan di dunia-Mu, luaskanlah fikiranku guna meluaskan hablum min Allah wa hablum min Annas dalam setiap waktuku.

ya Allah, ya Tuhanku… terangilah fikiranku dalam setiap menjalankan segala usahaku yang baik dan benar yang penuh barokah serta besarkanlah hatiku guna menerima setiap cobaan dari-Mu.

Jauhkanlah dariku sifat sombong, tamak, kikir, iri dan dengki serta lainya yang tidak ada ridho dari-Mu, mudahkanlah dalam mencari rizki-Mu ya Allah guna melangsungkan hidup dan kehidupanku hingga akhir usiaku. Amin, Amin ya robal alamin.

Hadza wa Allohu yar a’na wa yah fa dzona walhamdulillahi robil alamin.

10 Mei 1979 – 10 Mei 2010
Cokro Pramono Hidayatullah